Senin, 06 Juli 2009

Kapan menikah?

Sebuah pertanyaan yang tediri dari dua kata tetapi memilik makna yang dalam. Banyak para jomblowers yang hatinya terenyuh dan banyak juga yang stay cool dengan pertanyaan tersebut. Dan inilah beberapa respon/jawaban dari mereka:
  1. Hanya tersenyum / tertawa kecil
  2. “Kapan…kapaaaan!”
  3. “Kapan kapaaaan kalo sempat!”
  4. “Ntar klo udah mapan!”
  5. “Sekian tahun lagi deh!”
  6. dsb (dan saya bingung…hehehe)
Untuk menuju sebuah pernikahan dibutuhkan persiapan yang baik karena pernikahan bukan hanya sebuah sarana untuk melampiaskan hawa nafsu belaka. Pernikahan sejatinya bukan hanya menyatukan dua individu yang berbeda tetapi menyatukan dua buah keluarga. Oleh karena itu, kita di tuntut untuk mempersiapkan segalanya dari sekarang yaitu ILMU. Dengan adanya ilmu, kita berusaha untuk menjadi sosok suami/istri yang shalih dan shaliha, sehingga tercipta rumah tangga yang sakinah, mawadah, dan warahmah.
Jadi, jika ada orang yang menanyakan “Kapan menikah?”
Jawablah dengan tersenyum dan berkata ”Segera, Insyaallah!”
Sebuah jawaban yang menenangkan hati dan sekaligus merupakan doa.
@515

1 komentar: