4. Gemar melakukan Ibadah
“Tidak ada cara yang lebih Aku cintai dari ibadah fardhu bagi hamba-Ku yang ingin mendekatkan diri kepada-Ku. Dan hamba-Ku masih terus mendekatkan diri dengan ibadah sunah hingga Aku mencintainya. Jika Aku mencintainya, maka Akulah telinga yang dengannya dia mendengar. Akulah mata yang dengannya ia melihat. Akulah tangan yang dengannya dia memukul, dan Akulah kaki yang dengannya dia berjalan.
Jika dia memohon kepada-Ku, Aku pasti memberinya. Dan jika dia berlindung kepada-Ku, Aku pasti melindunginya.”(H.R.Al-Bukhari)
Jika dia memohon kepada-Ku, Aku pasti memberinya. Dan jika dia berlindung kepada-Ku, Aku pasti melindunginya.”(H.R.Al-Bukhari)
Shalat Fardu dan Sunnah
“Sesungguhnya amal pertama seorang hamba yang dihisab pada hari Kiamat adalah shalat wajib. Apabila dia telah menyempurnakannya (selesailah persoalannya), tetapi apabila tidak sempurna shalatnya (yang wajib), maka dikatakan kepada Malaikat,”Lihat dulu apakah dia pernah mengerjakan shalat sunnah, maka kekurangannya dalam shalat wajib disempurnakan dalam shalat sunnahnya. Kemudian amal-amal yang wajib diperlakukan seperti itu”
Puasa Ramadhan dan puasa Sunnah
“Segala amalan anak Adam dilipatgandakan pahalanya dengan sepuluh, hingga 700 lipat. Allah berfirman,”Kecuali puasa, puasa itu untuk-Ku, dan Aku sendiri yang akan memberikan balasan kepadanya, dikarenakan dia telah meninggalkan syahwat dan makan minuman lantaran aku.” (H.R.Bukhari)
Memperbanyak sedekah
“Apabila seorang wanita berinfak dari makanan yang berada di rumahnya, dengan tidak menghabiskannya, maka ia akan mendapatkan pahala atas apa yang diinfakkannya itu dan suaminya pun mendapatkan pahala atas usahanya mencari rezeki itu. Begitu pula dengan pembantunya yang memasak makanan juga mendapatkan pahala yang sama, dimana masing-masing tidak mengurangi pahala yang lain,” (H.R. Bukhari)
Menjadikan Al-Quran Sebagai Sahabat
“Bacalah Al-Quran karena sesungguhnya ia akan datang pada hari Kiamat sebagai syafa’at (pemberi pertolongan) kepada para sahabatnya”
5. Menjaga kehormatan dan Menutup Aurat
“Hai nabi, katakanlah kepada istri-istrimu dan anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin,” Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (Q.S. Al-Ahzab : 59)
“Katakanlah kepada wanita yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa tampak darinya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan – pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan terhadap wanita, atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung” (Q.S. An-Nur : 31)
6. Pandai Menjaga Lisan
“Dan tidaklah manusia dimasukkan ke neraka dengan wajah-wajah mereka,melainkan sebagai balasan lisan-lisan mereka” (H.R.Tirmidzi)
7. Selalu Melakukan Dzikir
“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang berakal, yaitu orang-orang yang mengingat Allah sambil duduk, berdiri, atau dalam keadaan berbaring “( Q.S. Ali-Imran :190-191)
“Wahai para wanita, bacalah tasbih, tahlil, tahmid, dan takbir. Dan gunakanlah jari-jarimu untuk bertasbih. Sesungguhnya jari-jari itu kelak di akhirat akan ditanya dan dapat berbicara. Dan kalau kalian tidak melakukannya, maka sesungguhnya kalian telah melupakan rahmat Allah” (H.R.Abu Dawud dan Tirmidzi)
Dikutip : Ternyata Wanita Lebih Mudah Masuk Surga, Iis Salsabilah dan Iis Nur’aeni A
By : 515

Tidak ada komentar:
Posting Komentar