Bahwa jika kesusahan datang menerpamu, bergembiralah
Karena kebanyakan hal yang menakutkan itu
Tidak ada kenyataannya
Seorang manusia tidak mungkin dapat meraih kebahagiaan, kecuali dari dalam dirinya sendiri,
dan tiada lain baginya, kecuali hanya mencari petunjuk jalan yang paling utama untuk sampai padanya. Jalan ini menuntutnya agar bersikap jujur, berani, menyukai pekerjaan dan orang lain, menghiasi diri dengan sifat saling tolong, dan menjauhi sifat egois yang sesat, dan sebelum segala sesuatunya terjadi, hendaknya ia memiliki perasaan yang hidup lagi peka. Sebab kebahagiaan itu bukanlah dongeng, melainkan kenyataan yang jelas dan dapat dinikmati oleh banyak orang.
dan tiada lain baginya, kecuali hanya mencari petunjuk jalan yang paling utama untuk sampai padanya. Jalan ini menuntutnya agar bersikap jujur, berani, menyukai pekerjaan dan orang lain, menghiasi diri dengan sifat saling tolong, dan menjauhi sifat egois yang sesat, dan sebelum segala sesuatunya terjadi, hendaknya ia memiliki perasaan yang hidup lagi peka. Sebab kebahagiaan itu bukanlah dongeng, melainkan kenyataan yang jelas dan dapat dinikmati oleh banyak orang.
Kita dapat menikmati kebahagiaan bila mau memetik faidah dari berbagai eksperimen kita dan kita menjadikan pengalaman yang telah kita peroleh dari kehidupan ini sebagai sarana pembantu kita untuk meraihnya. Apabila kita telah dapat memahami arti kehidupan ini, kita akan mampu mengeksploitasi banyak hal yang berguna dari dalam jati diri kita dan kita dapat membebaskan diri dari berbagai penyakit yang mengganggu kesehatan fisik dan kejiwaan kita dengan berbekal pengetahuan, potensi, dan kesabaran. Kita dapat menghayati kehidupan kita yang telah dianugerahkan oleh Allah ini dengan sikap tidak ingkar, tidak membangkang, dan tidak pula menyengsarakan diri.
Sumber : Jadilah Wanita Yang Paling Bahagia, Dr. ‘Aidh bin Abdullah Al-Qarni
By : 515

Tidak ada komentar:
Posting Komentar